BERITA INDEX BERITA
Pemkab Temanggung gencar kembangkan padi organik

Merdeka.com, Jawa Tengah - Guna meningkatkan produktifitas di sektor pertanian sekaligus menggenjot program swasembada pangan berkualitas, Pemerintah Kabupaten Temanggung saat ini tengah menggencarkan pengembangan pola tanam padi organik.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung, Harnani Imtikhandari menyebut, sedikitnya terdapat tiga keunggulan tanaman padi organik dibandingkan jenis padi biasa.
Yakni dapat mengembalikan kesuburan lahan tanam, lebih menyehatkan karena kadar vitamin di dalamnya lebih tinggi, serta memiliki harga jual yang lebih mahal.
“Beras yang dihasilkan tanaman padi organik juga tidak mengandung zat serta bahan kimia sehingga jauh lebih aman bagi kesehatan,” katanya, Selasa (2/5).
Dikatakan pula, dari upaya pengembangan pola tanam padi organik, sampai saat ini Kabupaten Temanggung telah memiliki tak kurang dari 60 hektare (ha) lahan sawah yang menjadi sentra penanaman padi organik. Yakni di Desa Gandulan Kecamatan Kaloran dan Desa Bulan Kecamatan Tembarak.
Ia menyebut, dengan pola penanaman seperti itu diharapkan kesejahteraan ekonomi para petani juga semakin meningkat. Pasalnya, harga jual produk beras organik saat ini rata-rata telah menembus angka Rp 15.000 per kilogram.
Bandingan dengan jenis beras biasa yang hanya banderol pada kisaran Rp 9.000 sampai Rp 11.000 per kilogramnya. Kendati demikian, hasil produksi atau produktifitas lahan persawahan padi organik masih sama dengan jenis padi pada umumnya. Antara 6 sampai 6,2 ton per ha.
“Sistem pertanian organik melatih para petani menjadi petani berdaulat karena tidak bergantung pada obat-obatan maupun pupuk kimia. Bahkan mereka bisa menciptakan sendiri dari bahan alami,” imbuhnya.
Menurut Harnani, beras organik masuk dalam kategori beras jenis premium atau kelas wahid sehingga peminatnya didominasi kalangan menengah ke atas, bahkan menjadi salah satu komoditas ekspor.
“Untuk menggenjot perluasan lahan serta tingkat produktivitas padi organik, kami telah memberikan sejumlah fasilitas bantuan bagi para petani. Mulai bibit padi, pupuk, obat pemberantas hama, hingga edukasi sebagai bekal pengetahuan mereka,” pungkasnya.
jateng.merdeka.com
















