BERITA INDEX BERITA
Pemerintah Anggarkan Rp 22 Triliun untuk Perbaiki Jaringan Irigasi

Pemerintah
menyiapkan anggaran sebesar Rp 22 triliun untuk program peningkatan dan
pengelolaan sistem irigasi di tahun ini. Anggaran tersebut berasal dari APBN,
APBD, pinjaman dari Asian Development Bank (ADB), dan International Fund for
Agriculture Development (IFAD).
Sekretaris
Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti, mengatakan pihaknya pada tahun ini
akan fokus pada program merehabilitasi jaringan irigasi. Sebab jaringan irigasi
memegang peranan penting dalam mendorong peningkatan produksi beras nasional.
“Saat
ini hanya 55% jaringan irigasi yang berfungsi baik, sisanya 45% jaringan
irigasi dalam kondisi rusak sehingga perlu direhabilitasi,” kata Anita dilansir
dari kumparan.com, Selasa (27/2).Dia menjelaskan, anggaran sebesar Rp 22
triliun itu nantinya akan digunakan untuk merehabilitasi 3 juta hektare
jaringan irigasi, mencetak 1 juta hektare sawah beririgasi, menjamin
tersedianya air untuk irigasi, dan meningkatkan infrastruktur pertanian.
“Kami
harap dengan adanya perbaikan dan pembangunan ini terjadi peningkatan
produktivitas padi. Kami ingin ketersediaan air untuk pertanian terjamin,”
katanya.
Menurut
Anita, program peningkatan dan pengelolaan sistem irigasi itu merupakan program
kerja sama antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN),
Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan
Kementerian Keuangan.
“Rencananya program ini dilaksanakan hingga 2021 dengan melibatkan perwakilan pemerintah pusat di daerah dan pemerintah daerah,” katanya.
















