BERITA INDEX BERITA
Khanduri Maulid Raya di Aceh Representasikan Ekraf Berbasis Seni Budaya

BANDA ACEH - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi
Kreatif (MenEkraf/KaBekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi kegiatan
"Khanduri Maulid Raya" di Banda Aceh yang dianggap mampu
merepresentasikan kekayaan subsektor ekonomi kreatif (ekraf) berbasis seni
budaya tanah air.
"Rangkaian kegiatan Khanduri Maulid Raya ini
menyuguhkan beragam kegiatan. Di antaranya suguhan kuliner khas Aceh yang
bervariasi, dengan sajian Dalong berisikan kupi, pulot, dan aneka makanan
lainya. Ini merepresentasikan subsektor ekonomi kreatif yang berbasis seni
budaya," ujar MenEkraf Teuku Riefky saat menghadiri Khanduri Maulid Raya
di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh, Aceh, Jumat (15/11).
"Khanduri Maulid Raya" merupakan peringatan Maulid
Raya 1446 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Aceh sekaligus
menjadi bagian dari Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh.
Riefky mengatakan, kuliner dan seni pertunjukan merupakan
dua dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang sangat potensial dikembangkan,
apalagi nama besar Aceh sudah mendunia sejak zaman endatu (nenek moyang) bangsa
ini.
"Saya mengapresiasi kegiatan Khanduri Maulid Raya.
Semoga kegiatan ini mampu membawa maslahat bagi masyarakat dalam memperkuat
ukhuwah dan kesejahteraan bersama," kata Riefky. Ia berharap acara ini
juga dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.
"Sangat penting bagi kita untuk terus mengkaji dan
mempelajari kehidupan Rasulullah SAW agar dapat menjadi pedoman dalam menjalani
kehidupan ini. Kita dapat mencontoh bagaimana Rasulullah memimpin dengan penuh
keadilan, kebijaksanaan, dan cinta kasih sehingga terbentuk masyarakat yang
damai dan sejahtera," ujar Riefky.
Turut hadir mendampingi MenEkraf Teuku Riefky, Direktur SDM
Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Fahmi Akmal; serta Direktur Aplikasi,
Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Iman Santosa.













