BERITA INDEX BERITA

Kesbangpol dan PD IPARI Karanganyar Tingkatkan Toleransi dan Harmoni Antarumat Beragama

Humaniora | DiLihat : 611 | Minggu, 17 November 2024 | 09:55
Kesbangpol dan PD IPARI Karanganyar Tingkatkan Toleransi dan Harmoni Antarumat Beragama

KARANGANYAR - Mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kerukunan antarumat beragama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Karanganyar menggelar kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (14/11/2024).

Acara yang dihadiri oleh Pengurus PD IPARI Kabupaten Karanganyar, berbagai tokoh agama dan organisasi keagamaan, ini mengangkat tema "Meningkatkan Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama di Karanganyar". Acara ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan saling menghormati antar sesama umat beragama.

Kepala Kesbangpol Karanganyar, Bambang Sutarmanto SSos MM, dalam sambutannya menekankan pentingnya dialog antar umat beragama dalam menghadapi berbagai tantangan global. “Kerukunan antarumat beragama merupakan pondasi bagi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan bersama. Melalui pembinaan ini, kita berharap bisa membangun pemahaman yang lebih dalam antar pemeluk agama guna mewujudkan kehidupan yang harmoni di Kabupaten Karanganyar,” kata Bambang yang juga menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas oleh PD IPARI Karanganyar ini.

Dalam acara ini peserta juga diberikan materi mengenai moderasi beragama oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Karanganyar Dr H Hidayat Maskur SAg MSI. Ia menekankan urgensi membangun komunikasi yang baik antar umat beragama, serta bagaimana cara mencegah dan menangani potensi konflik yang mungkin muncul.

Menurut dia, Kementerian Agama sendiri berkomitmen untuk melakukan perluasan dan penguatan peran Desa Moderasi Beragama, seperti melalui pemberdayaan ekonomi umat, pencegahan stunting maupun pengembangan budaya. Agama harus menjadi sumber kedamaian, bukan pemicu perpecahan.

“Toleransi antarumat beragama adalah fondasi bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Kita harus memperkuat nilai-nilai agama yang mengajarkan tentang kasih sayang, saling menghormati, dan hidup berdampingan dalam keberagaman,” tegas Hidayat.

Pemateri kedua Suwarno dari Koramil Karanganyar, menyampaikan tentang pentingnya toleransi umat beragama untuk menjaga keutuhan NKRI. Dalam kesempatan ini, beliau mengajak mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Toleransi bukan hanya soal menghargai perbedaan, tetapi juga tentang bagaimana kita hidup berdampingan dengan penuh rasa saling pengertian.

Ia juga menekankan bahwa peran TNI sangat vital dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat, termasuk dalam hal menjaga kerukunan antarumat beragama. Pembangunan kerukunan harus melibatkan semua pihak, termasuk TNI sebagai penjaga stabilitas di lapangan. Tugas TNI adalah menciptakan rasa aman, sehingga umat beragama bisa hidup berdampingan dengan damai.

Sementara itu, Kasat Binmas dari Polres Karanganyar, AKP Budi Raharjo SH MH, memaparkan peran Polri dalam mencegah berkembangnya paham eksklusif. Ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar dalam kerukunan umat beragama adalah munculnya radikalisasi dan intoleransi yang dapat mengganggu kedamaian masyarakat.

“Kami, pihak kepolisian berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua elemen masyarakat dalam mencegah paham-paham yang bisa merusak persatuan. Melalui pendekatan preventif, edukasi, dan sosialisasi, kita dapat mencegah konflik sebelum terjadi,” kata Budi.

Ibnu Subarkah, Humas PD IPARI Karanganyar mengungkapkan bahwa para peserta tampak antusiasme dalam mengikuti kegiatan ini dan diharapkan dapat mempererat hubungan antarumat beragama dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial di Kabupaten Karanganyar serta menjadi langkah awal bagi terwujudnya Karanganyar sebagai daerah yang toleran, damai, penuh keberagaman dan harmoni.


Scroll to top